Kontribusi Augmented Reality Pada Bidang Pendidikan Di Masa Depan

 Pendidikan merupakan hal yang memang dianggap penting di dunia. Dunia ini membutuhkan orang yang memiliki pendidikan supaya bisa membangun negara yang maju. Oleh karena itu pendidikan di Indonesia telah mengalami berbagai perkembangan.

Pendidikan di definisikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Melalui proses pembelajaran, beragam manfaat dapat didapatkan oleh peserta didik. Seiring berjalannya waktu, sistem pendidikan di Indonesia secara dinamis mengikuti perkembangan zaman. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari pergantian kurikulum belajar yang berlaku. Hingga saat ini, setidaknya sistem pendidikan di Indonesia telah berganti kurikulum sebanyak 10 kali, sejak dimulai dari tahun 1947.

Meningkatnya teknologi di era globalisasi yang serba modern ini juga termasuk perkembangan pendidikan. Penggunaan teknologi terbukti dapat meningkatkan minat belajar anak karena tampilan yang lebih menarik sehingga akan terhindar dari rasa jenuh selama mengikuti pelajaran. Teknologi dalam metode pembelajaran sangat mudah untuk dimanfaatkan sebagai sumber teori pembelajaran dan praktik. Adanya informasi yang digunakan untuk media pembelajaran dapat berdampak positif bagi para siswa, sehingga mereka bisa lebih mudah dalam mencari informasi yang diperlukan.

Maka sangat tidak mungkin di masa yang akan datang pendidikan akan menggunakan teknologi Augmented Reality yang dimana metode ini menggunakan suatu teknologi yang bisa diakses dengan mudah dimanapun, dan kita juga dapat berinteraksi secara langsung dengan orang lain.

Hal ini mengindikasikan bahwa peran teknologi sangat signifikan dalam pembelajaran yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Namun, disamping banyak manfaat yang berguna, terdapat dampak negatif yang ditimbulkan karena kurangnya kemampuan kita memanfaatkan teknologi. Selain itu sering sekali kita dapati bahwa banyak instansi pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga universitas memaksa peserta didik kewalahan dalam menyelesaikan tugas tugas yang diberikan secara online.

Komentar